Endometriosis

Bedah Laparoskopi Untuk Pengobatan Endometriosis

Posted on

Pengobatan endometriosis menggunakan bedah laparoskopi merupakan salah satu prosedur bedah yang dapat dilakukan penderita endometriosis. Bedah laparoskopi untuk menyembukan penyakit endometriosis sangat direkomendasikan oleh dokter karena memberikan banyak manfaat bagi pasien.

Operasi laparoskopi untuk pengobatan endometriosis merupakan cara yang solutif bagi penderita endometriosis yang takut melakukan pembedahan konvensional. Beda laparoskopi akan memberikan banyak keuntungan bagi Anda dibanding dengan bedah konvensional.

Jangan biarkan endometriosis mengganggu aktivitas sehari-hari Anda. Kenali terlebih dahulu penyakit endometriosis agar bisa melakukan pencegahan sejak dini.

Mengenal Apa Itu Endometriosis Lebih Dekat

Apakah Anda tahu apa itu penyakit endometriosis, penyebab penyakit endometriosis, gejala penyakit endomitriosis, efek penyakit endometriosis, dan bagaimana cara mengobati penyakit endometriosis dalam dunia kedokteran? Jangan biarkan penyakit endometriosis menghalangi aktivitas Anda. Segera kenali penyakit endomitriosis lebih jauh agar bisa melakukan pencegahan sejak dini.

EndometriosisEndometriosis adalah salah satu jenis penyakit yang dapat menyerang sistem reproduksi wanita, yakni sebuah kondisi di mana jaringan di dalam rahim atau endometrium yang seharusnya tumbuh di dalam rahim malah tumbuh di luar rongga rahim.

Dalam kondisi normal, wanita akan mengalami haid, yakni proses penebalan dan peluruhan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan pendarahan. Setiap bulan, sel telur wanita yang belum dibuahi akan luruh dan keluar dalam bentuk darah lewat vagina.

Dalam kasus endometriosis, endometrium tumbuh di luar rahim, dan setiap bulan jaringan tersebut mengalami proses penebalan serta peluruhan yang sama sebagaimana siklus mens pada umumnya. Namun, yang menjadikan endometriosis berbahaya adalah, darah hasil peluruhan tidak dapat keluar dari vagina karena letaknya di luar rahim. Hal ini memicu pengendapan, dan dapat mengakibatkan iritasi pada jaringan yang ada di sekitarnya.

Penyakit endometriosis memang bukan tergolong sebagai penyakit mematikan, namun penyakit ini menimbulkan rasa tidak nyaman pada penderitanya dan lebih parahnya lagi akan mengganggu kesuburan wanita. Oleh karena itu, sangat penting bagi wanita untuk mengenal sejak dini tanda-tanda dari kemunculan penyakit endometriosis agar dapat menanganinya segera sebelum kondisi semakin parah.

Tanda-Tanda dan Gejala Endometriosis

Endometriosis

Terdapat sejumlah tanda-tanda (gejala) endometriosis umum yang harus diwaspadai oleh para wanita agar secepatnya mendeteksi penyakit endometriosis dan segera memeriksakan diri ke dokter. Tanda-tanda tersebut antara lain:

  1. Sakit yang luar biasa saat menstruasi
  2. Mengalami pendarahan saat menstruasi
  3. Terasa nyeri saat Buang Air Besar dan Buang Air Kecil
  4. Nyeri pada panggul
  5. Terasa nyeri saat berhubungan intim
  6. Urin dan feses keluar disertai dengan darah

Namun, dalam beberapa kasus, endometriosis tidak menimbulkan gejala apa pun. Untuk itu, Anda harus peka terhadap sinyal yang diberikan oleh tubuh. Bila merasakan sakit yang tidak biasa saat menstruasi, ada baiknya langsung periksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Penyebab Endometriosis

Penyebab endometriosis, yakni tumbuhnya jaringan endometrium di luar rahim hingga saat ini masih belum dapat dipastikan penyebabnya. Ada yang mengatakan bahwa endometriosis terjadi karena darah yang luruh dari dinding rahim gagal dikeluarkan oleh tubuh hingga menimbulkan pengendapan. Namun, kebenaran tersebut masih belum bisa dipastikan.

Namun, dokter mengatakan bahwa terdapat beberapa faktor yang memicu terjadinya endometriosis, diantaranya:

1. Faktor genetik
2. Sistem pertahanan tubuh yang lemah
3. Faktor paparan radiasi yang ada di lingkungan sekitar
4. Naiknya kadar hormon estrogen di dalam tubuh.

Jangan biarkan enometriosis mengganggu keseharian Anda, karena penyakit ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman dan komplikasi di kemudian hari jika terus dibiarkan.

Penanganan Dan Penyembuhan Endometriosis Menggunakan Bedah Laparoskopi

Jika Anda merasakan terdapat gejala endometriosis, segera konsultasikan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari dokter. Proses diagnosisnya meliputi pemeriksaan pada organ-organ panggul. Dan pemeriksaan lanjutan akan dilakukan dengan memastikan keberadaan endometrium dengan memeriksa organ intim USG dan laparoskopi. Jika Anda didiagnosa positif terkena endometriosis, dokter akan melakukan penanganan lebih lanjut.

Endometriosis

Jika keadaan penyakit endometriosis Anda semakin parah, akan disarankan untuk melakukan tindakan pembedahan. Tindak pembedahan untuk penanganan endometriosis ada tiga, yakni operasi konvensional, operasi pengangkatan rahim, dan operasi laparoskopi.

Operasi endometriosis adalah proses penyembuhan yang dilakukan pada penyakit yang menyerang jaringan endometrium. Salah satu operasi yang sangat dianjurkan adalah operasi laparoskopi. Jika Anda merasa takut untuk melakukan operasi, ada baiknya tanyakan pada orang yang sudah memiliki pengalaman operasi laparoskopi endometriosis. Prosedur bedah laparoskopi akan memberikan banyak keuntungan bagi pasien.

Operasi laparoskopi endometriosis akan berlangsung selama tiga jam. Jika pada operasi konvensional sayatan yang dibuat pada tubuh pasien untuk melakukan pembedahan cukup besar, operasi laparoskopi hanya membutuhkan sayatan kurang dari 1 cm untuk memasukkan pipa beserta kamera dan lampu yang berfungsi untuk memantau keadaan di dalam tubuh dan melakukan pembedahan dari luar.

Beberapa keuntungan yang akan didapatkan oleh pasien saat memilih operasi laparoskopi untuk penyembuhan endometriosis adalah:

  1. Luka sayatan lebih kecil
  2. Efek samping operasi laparoskopi lebih sedikit dibandingkan dengan operasi konvensional
  3. Rasa sakit terminimalisir
  4. Proses penyembuhan lebih cepat
  5. Pasien memungkinkan untuk langsung pulang setelah operasi

Berbagai keuntungan tersebut juga sejalan dengan biaya operasi laparoskopi yang sangat terjangkau dan bisa ditanggung BPJS. Operasi laparoskopi untuk menyembuhkan penyakit endometriosis dapat menjadi solusi bagi Anda yang ingin sembuh dari penyakit endometriosis. Anda bisa melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis berkaitan dengan penyakit endometriosis. Anda pun bisa mendapatkan informasi bedah laparoskopi berkaitan dengan penyakit endometriosis.

Menurut dr Hari yang diliput oleh detik health bahwa:

selama masih ada estrogen di mana salah satu tandanya adalah wanita masih menstruasi, maka masih ada kemungkinan endometriosis berkembang lagi. Sehingga, statement bahwa endometriosis bisa sembuh 100 persen juga tidak bisa dipastikan dan yang mungkin dilakukan adalah mengontrol kondisi endometriosis itu sendiri. “Kecuali kita buat si pasien menopause dini dengan mengangkat kedua ovariumnya melalui operasi,” ujar dokter yang juga pendiri GMITS (Gynecologic Minimally Invasive Treatment Surabaya-www.trust-gmits.com) ini.

Dan untuk lebih jauh lagi tentang bedah laparoskopi bisa anda baca juga artikel kami lainnya:

  1. Penanganan Kehamilan Hamil diluar Kandungan (Ektopik) Dengan Bedah Laparoskopi
  2. Bedah Laparoskopi Untuk Pengobatan Batu Empedu
  3. Bedah Laparoskopi Untuk Penanganan Usus Buntu
  4. Penanganan Hernia Dengan Bedah Laparoskopi
  5. Dokter Spesialis Gastro

Atau lebih jauh tentang bedah laparoskopi bisa berkonsultasi dengan dengan dokter Eko P disini.