Kehamilan Ektopi (Hamil diluar Kandungan)
Kehamilan Ektopi (Hamil diluar Kandungan)

Bedah Laparoskopi Untuk Penanganan Kehamilan Ektopik (Hamil diluar Kandungan)

Posted on

Penanganan atau pengobatan kehamilan di luar janin/kandungan atau kehamilan ektopik dengan metode operasi laparoskopi menjadi cara yang sangat direkomendasikan oleh dokter spesialis di zaman modern ini, karena prosedur bedah laparoskopi memberikan banyak manfaat bagi pasien.

Bedah laparoskopi untuk menangani ektopik adalah sebuah solusi yang tepat bagi penderitakehamilan ektopik yang takut menghadapi prosedur dan efek dari prosedur operasi konvensional.

Mengenal Kehamilan Ektopik Lebih Dekat

Apakah Anda tahu apa itu kehamilan ektopik? penyebab kehamilan ektopik, gejala kehamilan ektopik, efek kehamilan ektopik, dan bagaimana cara mengobati kehamilan ektopik dalam dunia kedokteran? Jangan biarkan kehamilan ektopik menghalangi aktivitas Anda. Segera kenali kehamilan ektopik lebih jauh agar bisa melakukan pencegahan sejak dini.

Kehamilan adalah kondisi di mana sel telur dibuahi oleh sperma. Kehamilan ektopik terjadi saat proses pembuahan sel telur ada di luar rahim. Hal ini yang disebut sebagai kehamilan di luar janin. Dalam proses normal, sel telur yang telah dibuahi oleh sperma akan menetap di tuba falopi sepanjang kurang lebih tiga hari sebelum akhirnya dilepaskan ke rahim. Namun, dalam kasus kehamilan ektopik, sel telur yang telah dibuahi menempel pada organ lain. Hal ini cukup membahayakan bagi ibu hamil.

Kehamilan Ektopi (Hamil diluar Kandungan)
Kehamilan Ektopi (Hamil diluar Kandungan)

Tuba falopi merupakan organ yang kerap ditempeli oleh sel telur yang telah dibuahi. Namun, dalam kehamilan ektopik, organ lain yang sangat berpontensi menjadi lokasi sel telur berkembang adalah ovarium, leher rahim atau serviks, dan bahkan rongga perut.

Embrio yang berkembang di luar rahim tidak dapat bertahan hidup, hal tersebut yang menyebabkan kehamilan ektopik sangat membahayakan bagi tubuh wanita.Jika kondisi kehamilan ektopik memburuk, akan menyebabkan kerusakan tuba fallopi dan mengakibatkan pendarahan hebat yang berpotensi kematian bagi penderitanya. Kondisi kehamilan di luar rahim bukanlah hal yang sepele. Untuk itu, kenali gejala kehamilan ektopik sejak dini agar bisa diambil tindakan lebih lanjut. Lebih jelas tentang ini bisa juga anda baca disini.

Tanda-Tanda (Gejala) Kehamilan Ektopik

Gejala kehamilan ektopik cenderung memiliki kesamaan dengan gejala kehamilan biasa, dan bahkan dalam beberapa kasus, kehamilan ektopik tidak menimbulkan gejala yang berarti, sehingga wanita hamil akan mengira bahwa dirinya masih dalam keadaan normal. Namum, kehamilan ektopik memiliki gejala umum yang bisa Anda curigai sebelum kondisi tubuh semakin parah:

  1. Rasa nyeri di tulang panggul
  2. Pusing atau lemas
  3. Rasa nyeri pada bahu
  4. Sakit di bagian perut bawah yang umumnya ada di satu sisi
  5. Mual dan muntah disertai rasa nyeri
  6. Tekanan dan rasa sakit yang muncul pada rektum saat BAB
  7. Pendarahan ringan di bagian vagina.

Kondisi kehamilan ektopik bukanlah keadaan yang bisa dianggap sepele. Kondisi ini sangat membahayakan bagi wanita hamil bahkan sampai menyebabkan kematian. Untuk itu waspadai gejala kehamilan ektopik dan periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Penyebab Kehamilan Ektopik

Terdapat sejumlah faktor pemicu terjadinya kehamilan ektopik yang harus Anda ketahui. Diantaranya:

1. Pernah mengalami kehamilan ektopik
2. Mengidap infeksi atau inflamasi tuba falopi
3. Proses sterilisasi dan pembukaan tuba yang tidak sempurna akan memicu terjadinya kehamilan ektopik
4. Masalah kesuburan
5. Pemilihan alat kontrasepsi spiral atau intrauterine device(IUD).

Dalam beberapa kasus, kehamilan ektopik dapat digugurkan oleh tubuh sendiri, namun tentunya dengan pengawasan dokter. Proses tersebut cukup lama, sekitar 1 bulan. Dan di kasus lain, ada pula kehamilan ektopik yang menyebabkan tuba fallopi rusak parah atau bahkan hingga pecah. Hal tersebut menyebabkan pendarahan berat yang akan menyebabkan kematian.

Jika Anda merasakan gejala-gejala kehamilan ektopik, ada baiknya untuk langsung konsultasikan ke dokter spesialis berkaitan dengan kehamilan Anda. Jika dokter sudah menemukan gejala kehamilan ektopik, akan dilakukan tindakan lebih lanjut agar tidak memperparah kondisi pasien.

Penanganan Dan Penyembuhan Kehamilan Ektopik Menggunakan Bedah Laparoskopi

Jika tanda-tanda dan faktor pemicu kehamilan ektopik ada dalam diri Anda, lekas temui dokter kandungan untuk segera mengambil tindakan. Jika kehamilan ektopik terdeteksi sejak dini, biasanya dokter akan melakukan penyuntikan metotreksat ke dalam tubuh Anda. Ada pula kasus kehamilan ektopik yang digugurkan sendiri oleh tubuh. Dan jika dibutuhkan jalur pembedahan, kehamilan ektopik bisa disembuhkan dengan operasi laparoskopi.

Operasi laparoskopi pada kehamilan ektopik bertujuan untuk membuang jaringan kehamilan tanpa membuang pula bagian tuba fallopi. Sebagian besar pembedahan yang dilakukan pada kasus kehamilan ektopik memang dilakukan dengan bedah laparoskopi. Bedah laparoskopi untuk mengangkat jaringan kehamilan pada kasus kehamilan ektopik memberikan banyak keuntungan bagi pasien.

Prosedur pembedahan laparoskopi hanya membutuhkan sayatan kecil pada tubuh pasien untuk memasukkan pipa kecil dengan lampu dan kamera untuk mengontrol organ bagian dalam saat pembedahan dilakukan. Bedah laparoskopi memberikan sejumlah keuntungan bagi penderita kehamilan epiktopik, diantaranya:

1. Luka sayatan akan lebih kecil
2. Rasa sakit pasca operasi akan terminimalisir
3. Penyembuhan pasca operasi hamil di luar kandungan akan lebih cepat
4. Pasien bisa langsung pulang setelah operasi tanpa harus diopname terlebih dahulu
5. Pasien dapat beraktivitas lagi setelah 7 sampai 14 hari.

Setelah operasi, umumnya memang terdapat efek setelah operasi kehamilan ektopik, diantaranya adalah sembelit dan merasa sakit. Namun, itu tidak akan berlangsung lama jika Anda rajin memeriksakan diri ke dokter dan mengikuti anjuran dokter.Jangan takut, karena anda pun bisa hamil lagi setelah melakukan operasi kehamilan ektopik karena operasi ini tidak menyebabkan cacat rahim.

Keuntungan yang didapatkan dari operasi kehamilan ektopik dengan bedah laparoskopi juga dapat dirasakan dari segi biaya, karena dibanding dengan opersi konvensional, bedah laparoskopi sangat terjangkau dan bisa menggunakan BPJS. Anda bisa melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis berkaitan dengan penyakit kehamilan di luar rahim atau ektopik. Anda pun bisa mendapatkan informasi bedah laparoskopi berkaitan dengan kehamilan ektopik.

Berkonsultasi Dengan Dokter Spesialis

dr. Irsal Yan, Sp.OGUntuk konsultasi masalah kandungan tentu anda harus berkonsultasi dengan Dokter spesialis kandungan seperti dr. Irsal Yan, Sp.OG. Atau bisa juga dengan melihat reverensi dari halaman website ini.

Reverensi lainnya tentu saja tentang bedah laparoskopi. Dan untuk bedah laparoskopi ini sudah pernah kami tuliskan didalam artikel-artikel ini atau anda bisa langsung membacanya di situs dokter Eko P. atau membacanya juga pada halaman ini.

Artiktel terkait lainnya yang bisa anda baca:

  1. Bedah Laparoskopi Untuk Penanganan Batu Empedu
  2. Bedah Laparoskopi Untuk Penanganan Usus Buntu
  3. Bedah Laparoskopi Untuk Penanganan Hernia
  4. Dokter spesialis gastro
  5. Dokter Spesialis yang menangani wasir