dokter spesialis Divertikulitis

Penyakit Yang Membutuhkan Dokter Spesialis Gastro

Posted on

Dokter spesialis atau dokter ahli gastro yang bagus adalah dokter yang benar-benar ahli dalam menangani penyakit-penyakit dalam seperti misalnya: usus buntu (apendisitis), kanker kolorektal, penyakit diverticulitis, kanker esofagus, penyakit yang besarang pada saluran cerna fungsional termasuk juga muntah-muntah, sakit diare, penyakit yang menyerang kandung empedu layaknya batu dan kanker, Anda yang sering mengalami nyeri pada ulu hati, penyakit refluks gastroesofageal kemudian penyakit yang mengakibatkan peradangan usus termasuk juga kolitis ulseratif dan penyakit Crohn Pankreatitis, ulkus peptikum dan kanker lambung.

Penyakit Yang Membutuhkan Dokter Spesialis Gastro

Seperti yang sudah dituliskan diatas bahwa gastro (Gastro adalah nama lain dari digestif) adalah:

Usus Buntu (Apendistis)

Dokter spesialis Radang Usus Buntu
Radang Usus Buntu

Jelas anda membutuhkan dokter ahli penyakit-penyakit gastro (Gastroenterolog) pada penyakit ini. Solusi terpasti pada penyakit usus buntu adalah dengan dilakukannya pembedahan.

  1. Penyebab usus buntu: penyakit ini dapat terjadi lantaran tersumbatnya usus buntu oleh benda-benda yang terbawa kedalamnya yang kemudian mengakibatkan pedangan yang mengakibatkan pembengkakan. Penyakit usus buntu bisa menyerang hampir semua usia didalam rentang usia antara 10 sampai 30 tahun. Dengan begitu, bila anda mengalami gejala-gejala usus buntu sebaiknya memeriksakan diri ke dokter spesialis gastro secepatnya.
  2. Gejala usus buntu: pertamanya ialah rasa nyeri yang terjadi di seluruh daerah perut, tetapi kemudian rasa nyeri tersebut menjadi terfokus perut bagian kanan bawah. Rasa nyeri yang terasa bertambah besar Terasa makin nyeri bila batuk-batuk, bersin dan timbul pula rasa mual hingga muntah dan bisa pula timbul diare.
  3. Hilangnya nafsu makan secara drastis
  4. Sukar buang angin
  5. Terkena demam yang tinggi
  6. Terasa sembelit yang tidak berkesudahan

Penangangan Pada Usus Buntu (Apendistis)

Apabila anda mendapati gejala-gejala seperti itu mulai dari rasa nyeri yang makin parah dst. sangat disarankan untuk periksa ke dokter spesialis gastro jangan tunda-tunda dengan menggunakan obat-obatan penghilang rasa nyeri karena efek dari obat-obatan tersebut hanya bersifat sementara dan rasa nyeri akan selalu muncul sebelum dilakukan pembedahan.

Saat ini sudah ada bedah laparokskopi untuk menangani masalah usus buntu. Bedah laparoskopi adalah bedah yang dilakukan oleh dokter spesialis gastro menggunakan teknik sayatan kecil (info bedah laparoskopi ini bisa anda lihat pada artikel ini).

Kanker Kolorektal

Kanker kolerektal adalah kanker yang bersarang pada usus besar dan termasuk kedalam penyakit gastro yang membutuhkan pembedahan pada saat proses penyembuhannya. Sampai tulisan ini di buat belum ada keterangan resmi yang menyatakan secara pasti apa penyebab dari penyakit kanker kolerektal ini. (informasi lebih detail tentang kanker kolorektal dapat anda baca artikelnya pada halaman ini.)

Dokter spesialis gastro yang bagus
Kanker Kolorektal

Tapi berdasarkan data-data umum yang berhasil di himpun para dokter ahli gastroenterologi kanker kolorektal ini banyak menyerang mereka yang berusia diatas 50 tahun yang pernah atau memiliki:

  1. Polip kolorektal
  2. Memiliki riwayat pernah terserang kanker
  3. Gaya hidup yang tidak sehat
  4. Ulcerative colitis atau crohn’s disease

Polip Kolorektal

Polip hidup didalam rektum (rektum adalah dinding bagian dalam usus besar). Polip pada awalnya tidak mempunyai sifat kanker tetapi sejumlah polip (adenomas) bisa berubah menjadi kanker.

Riwayat Kanker

Andai sesorang pernah terserang kanker kolorektal, dirinya dapat terkena kanker kolorektal untuk yang kedua kalinya. Perempuan dengan histori kanker ovarium, rahim (endometrium) ataupun kanker payudara pun mempunyai resiko lebih besar terjangkit kanker kolorektal.

Dan kanker kolorektal ini ternyata bisa disebabkan faktor turunan. Jika ada salah seorang keluarga dari garis ayah atau ibu yang terkena penyakit kanker kolorektal maka berdasarkan penelitian para dokter spesialis gastro anda bisa juga terserang kanker kolorektal.

Gaya Hidup Yang Tidak Sehat

Merokok, sangat sering memakan daging, tidak suka makan sayuran (kurang makan makanan yang berserat) sangat beresiko tinggi terserang kanker kolorektal mana lagi bila sudah berusia diatas 50 tahun maka faktor resiko terserang kanker kolorektal ini bisa bertambah.

Ulcerative Colitis (crohn’s disease)

Bila anda pernah mengalami peradangan pada usus besar dalam waktu yang lama maka para dokter ahli gastroenterologi menyatakan bahwa anda memiliki resiko tinggi terkena kanker kolorektal.

Penangan Terhadap Kanker Kolorektal

Pembedahan merupakan tindakan yang sangat di rekomendasikan oleh para dokter spesialis gastroenterologi yang meliputi juga spesialis bedah, gastroenterologist, spesialis onkologi medis serta ahli radioterapi.

Dokter Spesialis Kanker Kolorektal
Kanker Kolorektal

Penanganan dengan cara bedah merupakan penanganan yang paling utama, kemudian kemoterapi dan radioterapi dijalankan untuk terapi tambahan. Prosedur bedah yang bisa diterapkan adalah bedah minimal invasive yaitu bedah yang dilakukan hanya dengan membuat sayatan kecil dan operasi yang minimal hingga operasi tidaklah menjadi hal yang mengerikan lagi untuk pasien.

Penyakit Divertikulitis

Penyakit Divertikulitis ini umumnya banyak menyerang manusia yang sudah berusia diatas 40 tahun. Divertikulitis merupakan sebuah infeksi yang terjadi pada usus besar atau disebut juga dengan kolon. Infeksi ini menyerang manusia yang:

  1. Menjalankan pola hidup yang tidak sehat (merokok)
  2. Kurang atau bahkan tidak memakan makanan mengandung serat seperti sayuran dan buah-buahan berserat
  3. Membengkaknya divertikula (kantung-kantung yang terbentuk didalam usus besar)
  4. Faktor genetika (turunan)
  5. Kegemukan (obesitas)

Kelima faktor tersebut diatas ditengarai para dokter ahli gastroenterologi  sebagai pencetus utama penyakit divertikulitis (walau pada kenyataannya belum diketahui secara pasti apa penyebab dari penyakit Divertikulitis  ini).

Gejala Divertikulitis

Divertikulitis tidak memiliki gejala yang khas tapi pada umumnya akan timbul gejala yang sama seperti pada gejala apenditis. Yaitu: nyeri yang terjadi di seluruh daerah perut, sukar buang angin, feses berlendir, diare, sembelit dan perut terasa kembung.

dokter spesialis Divertikulitis

Gejala seperti itu bisa terjadi secara terus menerus terutama buat anda yang sudah berumur diatas 40 tahun oleh karena itu jangan anggap remeh gejala-gejala Divertikulitis  bila sudah berlangsung selama 14 hari tanpa ada perbaikan.

Penanganan Divertikulitis

Sangat di anjurkan agar anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis gastroenterologi yang bagus bila sudah mendapati gejala-gejala seperti nyeri yang terjadi di seluruh daerah perut, sukar buang angin, feses berlendir, diare, sembelit dan perut terasa kembung.

Pembedahan dapat dilakukan (dengan bedah laparoskopi) untuk menyelsaikan penyakit Divertikulitis apabila terjadi komplikasi, pasien terserang Divertikulitis berkali-kali atau terjadi pengurangan kekebalan tubuh pada pasien.

Kanker Esofagus

Kanker esofagus adalah kanker yang menyerang kerongkongan (esofagus). Kanker esofagus ini membentuk jaringan (berupa gumpalan) pada lapisan dalam kerongkongan dan bila serangan sudah semakin parah ia akan tumbuh terus dan keluar lewat submukosa, lapisan pembatas kerongkongan dan tenggorokan serta lapisan otot pada kerongkongan.

Penyebab pasti yang menyebabkan seseorang terjangkit kanker esofagus belum di ketahui tapi seperti umumnya penyakit kanker lainnya yang bersumber dari pola hidup yang tidak sehat. Selain itu kanker esofagus pun di tengari bisa dipicu oleh:

  • Kerongkongan Barrett : Ketika peredaran balik asam lambung (acid reflux) tak disembuhkan dalam waktu yang cukup lama, kondisi lainnya, yang kerap disebut Kerongkongan Barrett bisa saja terjadi, kondisi ini bisa memunculkan kondisi pra-kanker. Orang yang terkena kerongkongan Barrett mempunyai risiko besar terkena kanker adenocarcinoma
  • Achalasia: Keadaan dimana bagian bawah kerongkongan tak mampu mengendurkan ototnya secara wajar, karena lapisan kerongkongan telah mengalami iritasi, Orang yang terkena achalasia pun memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker esofagus.

Penanganan Kanker Esofagus

Penanganan Kanker esofagus yang paling lazim di lakukan ialah dengan menggunakan pembedahan (bedah digestif). Pada tahap ini kanker esofagus diangkat dan dibuang melalui proses pembedahan.

dokter spesialis gastro Jakarta
Kanker Esofagus

Penanganan selanjutnya adalah dengan kemoterapi, terapi radiasi, terapi fotodinamis dan Electrocoagulation.

Dokter Spesialis Bedah Gastro (Digestif)

dr bedah digestif

Gastroenterologi ialah bagian cabang ilmu kedokteran yang berkaitan dengan seluruh system pencernaan yang melingkungi lambung, kandung empedu, pankreas, hati, saluran empedu, usus halus, usus besar (kolon), rektum, dan anus.

Gastroenterolog merupakan julukan untuk dokter yang memilih spesialisasi di cabang ilmu tersebut. Seorang dokter spesialis gastroenterolog wajib mempunyai keahlian dan pengertian yang dalam atas fisiologi normal organ-organ tubuh manusia.

DR. Eko Priatno, SpB-KBD

dokter spesialis gastro
DR. Eko Priatno, SpB-KBD

DR. Eko Priatno, SpB-KBD merupakan seorang dokter spesialis gastro (Gastroenterolog) yang bepraktek di salahsatu rumah sakit terbaik di Jakarta. Menurut informasi yang terdapat didalam situs pribadinya di www.ekopriatno.com pada halaman profilnya disebutkan bahwa beliau memiliki pendidikan yang sangat berkompeten dibidang gastroenterologi.

Anda dapat berkonsultasi secara langsung dengan beliau melalui halaman kontak disitusnya untuk berkonsultasi secara langsung untuk mendapatkan penjelasan yang kongkrit. Seperti: lambung, kandung empedu, pankreas, hati, saluran empedu, usus halus, usus besar (kolon), rektum, dan anus dan bedah laparoskopi sebagai solusi untuk anda.