Gambar Penyakit Hernia
Gambar Penyakit Hernia

Bedah Laparoskopi Untuk Penanganan Hernia

Posted on

Para Dokter spesialis “hernia” mengelompokan penyakit hernia ini kedalam beberapa jenis tergantung dari dimana hernia itu berada seperti: Hernia inguinalis, hernia femoralis, hernia umbilikus, hernia insisi, hernia hiatus, hernia spigelian, hernia diafragma, hernia epigastrik, hernia otot. Informasi penyebab, gejala serta penanganan hernia melalui proses bedah dapat anda temukan didalam artikel ini.

Pernyakit Hernia

Hernia merupakan penyakit yang muncul saat ada organ didalam tubuh yang menekan jaringan otot-otot yang lemah. Otot manusia umumnya cukup kuat untuk menahan organ-organ tubuh membuat tetap berada di lokasinya sendiri. Melemahnya otot-otot tersebut hingga tak mampu menahan organ di dekatnya akan menyebabkan hernia.

Gambar Penyakit Hernia
Gambar Penyakit Hernia

Hernia inguinalis, hernia femoralis, hernia umbilikus, hernia insisi, hernia hiatus, hernia spigelian, hernia diafragma, hernia epigastrik, hernia otot merupakan jenis daripada penyakit hernia tersebut. Dokter Eko Priatno, SpB-KBD seorang ahli bedah digestif yang juga sering menangani hernia (Dokter spesialis hernia) menuliskan didalam blognya:

Hernia ialah penonjolan yang tidak normal berbentuk tonjolan/benjolan di rongga perut melewati daerah yang lemah dibagian dinding perut. Hernia sering muncul di lipatan paha hingga kantong zakar (hernia inguinal/skrotalis). Hernia yang banyak dijumpai ialah hernia paraumbilical yaitu hernia yang muncul disekitar pusar serta hernia incisional yaitu hernia yang muncul dibekas luka operasi pada bagian perut.

Pencetus dan Gejala Penyakit Hernia

Dokter spesialis hernia mengatakan bahwa ada beberapa pencetus timbulnya penyakit hernia ini selain karena terlalu sering mengangkat benda-benda berat hernia juga dapat terjadi ketika seseorang mengalami:

  • Batuk yang terus menerus hingga menekan otot
  • Obesitas yang menekan otot bagian perut
  • Wanita yang sedang hamil
  • Kenaikan berat badan yg drastis

Hernia tidak terbatas menyerang manusia pada usia tertentu saja oleh karena itu bila anda mendapati adanya benjolan disekitar pangkal paha atau selangkangan dan didahului oleh faktor-faktor pencetus hernia tersebut maka segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter ahli hernia.

contoh benjolan pada hernia
contoh benjolan pada hernia

Gejala sakit hernia biasanya tumbuh benjolan pada bagian lipat paha (diatas selangkangan) atau lebih tepatnya pada dinding perut. Benjolan ini kadang muncul dan kadang juga bisa menghilang/mengecil (kondisinya bisa ditemukan jika di raba dan perubahannya bisa di rasakan ketika seorang penderita hernia sedang berdiri dan berbaring). Bila penyakit hernia sudah semakin parah benjolan yang tumbuh tersebut tetap terlihat (tidak hilang-hilang lagi). Benjolan pada selangkangan tersebut umumnya menimbulkan rasa nyeri.

Jenis-jenis Penyakit Hernia

Dokter ahli hernia mengelompokan penyakit hernia ke beberapa jenis, seperti:

Hernia Inguinalis

Hernia inguinalis adalah hernia yang muncul ketika ada sebagian usus ataupun jaringan lemak didalam rongga perut yang menerobos ke selangkangan. Hernia ini yang merupakan jenis hernia yang sangat sering terjadi terutama pada dan pria.

Hernia Femoralis

Hernia femoralis adalah hernia yang muncul ketika terdapat jaringan lemak ataupun sebagian usus yang menerobos ke sebelah atas paha yang dalam. Pada jenis hernia ini banyak menimpa pada wanita dibandingkan pria.

Hernia Umbilikus

Hernia umbilikus adalah hernia yang muncul saat ada jaringan lemak ataupun sebagian usus mendorong pada dinding abdomen, tak jauh dari pusar. Jenis hernia semacam ini ini kerap diderita oleh bayi yang disebabkan oleh lubang besar tali pusar yang tidak tertutup dengan baik setelah bayi dilahirkan. Kemudian bila muncul pada orang dewasa, pencetus hernia jenis ini ialah terdapatnya tekanan berlebih pada abdomen.

Hernia Insisi

Hernia insisi adalah hernia yang muncul saat ada jaringan yang menerobos lewat luka paska operasi yang belum pulih pada abdomen. Hernia tersebut termasuk merupakan resiko komplikasi pada operasi yang dilakukan dekat bagian perut.

Hernia Hiatus

Hernia hiatus adalah hernia yang muncul ketika ada bagian lambung yang masuk melalui celah-celah pada sekat diantara rongga dada dan rongga perut lalu menerobos ke rongga dada. Walau kadang-kadang tanpa gejala, nyeri ulu hati (rasa nyeri atau tidak enak pada dada yang umumnya terjadi setelah makan) dijadikan sebagai indikasi yang mungkin berlangsung kala mengalami hernia semacam itu.

Hernia Spigelian

Hernia Spigelian adalah hernua yang muncul ketika ada bagian usus menekan jaringan Spigelian fascia dan nonjol di dinding perut depan sisi kiri atau sebelah kanan bawah pusat.

Hernia Diafragma

Hernia diafragma adalah hernia yang muncul kala terdapat organ-organ perut yang pindah ke rongga dada melewati celah-celah pada diafragma. Serupa dengan hernia umbilikus, hernia ini pun bisa diderita oleh bayi akibat terbentuknya diafragma yang tidak sempurna.

Hernia Epigastrik

Hernia epigastrik adalah hernia yang muncul ketika terdapat jaringan lemak yang menerobos keluar dan menonjol ke dinding abdomen, di antara pusat dan tulang dada sebelah bawah.

Hernia Otot

Hernia otot adalah hernia yang muncul ketika terdapat bagian otot yang menerobos pada abdomen. Jenis hernia ini pun bisa terjadi pada otot-otot kaki yang disebabkan oleh cedera berolahraga.

Penanganan dan Penyembuhan Sakit Hernia

Menurut Dokter Eko, penanganan pada penderita hernia bisa dilakukan dengan bedah laparoskopi (pengertian bedah laparoskopi silahkan anda baca disini). Manfaat dari pembedahan itu sendiri adalah untuk menutup titik lemah pada lubang.

Didalam blog Dr Eko disebutkan:

Penanganan Hernia lazimnya perlu dilakukan operasi untuk menutup lubang dari dinding perut hingga hernia tidak turun kembali. Operasi bisa dilaksanakan dengan bius umum dan atau bius spinal yaitu bius separuh badan tergantung dari kondisi pasien yang melakukan operasi. Pada penderita usia muda yang tak memiliki penyakit jantung, diabet atau hipertensi, bisa melakukan rawat jalan saja paska operasi. Tetapi pada penderita hernia yang sudah tua + adanya penyakit-penyakit tambahan, direkomendasikan dirawat selama satu hingga dua har paska operasi.

“Dokter Spesialis Hernia” (Bedah Laparoskopi Untuk Penanganan Hernia)

Dr. Eko Priatno, SpB-KBD
Dr. Eko Priatno, SpB-KBD

Pada dasarnya tidak ada dokter spesialisasi (khusus) penyakit hernia karena penanganan penyakit hernia ini lazimnya ditangani oleh para Dokter bedah.

Operasi hernia secara umum ada 2 cara yaitu operasi konversional (operasi terbuka) yaitu operasi melalui sayatan yg cukup besar dan operasi minimal invasive dgn laparoskopi yaitu metode bedah modern dgn bedah lubang kunci (key hole) dimana operasi dilakukan dgn sayatan yg sangat kecil (5 mm).

Konsultasikan masalah ini dengan Dokter bedah laparoskopi (bedah laparoskopi adalah prosedur bedah tanpa melakukan sayatan besar untuk mengetahui lebih jauh tentang bedah laparoskopi, silahkan klik disini.).

Dengan prosedur bedah laparoskopi ini maka pembedahan bukanlah menjadi hal yang menakutkan lagi. Sedangkan bedah laparoskopi memiliki beberapa kelebihan seperti:

  1. Tidak membutuhkan sayatan besar
  2. Rasa nyeri yang terminimalisir
  3. Pendarahan yang juga terminimalisir (karena tidak membutuhkan sayatan besar)
  4. Pada kondisi tertentu pasien bisa langsung pulang ke rumah
  5. Proses pemulihan menjadi lebih cepat

Dokter spesialis herniaAnda bisa melakukan konsultasi kepada dokter spesialis yang terkait dengan hernia ini dan untuk informasi lebih lengkap tentang bedah laparoskopi yang berhubungan dengan penanganan hernia.

Dr. Eko Priatno, SpB-KBD termasuk seorang Dokter yang ahli dalam penanganan hernia dengan cara menjalankan prosedur bedah laparoskopi. Menurutnya bedah laparoskopi ini sangat tepat buat anda yang ingin menyelsaikan masalah hernia sesuai dengan kelima point diatas: operasi dengan sayatan kecil, rasa nyeri yang terminimalisir dan seterusnya sangat disarankan untuk memanfaatkan prosedur bedah laparoskopi ini.

Untuk berkonsultasi dengan Dr. Eko Priatno, SpB-KBD anda bisa klik link ini.